Demam Tifoid, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobatinya

Demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhoid infection. Demam ini umumnya menyerang orang-orang dalam kelompok usia 5-30 tahun. Masa inkubasi bakteri umumnya bisa bervariasi juga, mulai dari 3 hari sampai 60 hari.

demam tifoid

Sampai saat ini, demam tifoid tetap menjadi masalah kesehatan di banyak negara, terutama di negara-negara berkembang. Di Indonesia, kejadian demam tifoid sangat tinggi dan berhubungan dengan sanitasi dan sanitasi yang tidak memadai. Walatra G-Sea Rasa Jeruk

Gejala Demam Tifoid

Gejala demam tifoid sangat lebar dan bervariasi. Secara umum, seseorang yang dicurigai terkena demam tifoid jika sudah mengalami demam lebih dari 7 hari tidak mereda dengan penggunaan demam. Demam juga dapat tumbuh secara bertahap sepanjang hari, dan jika tidak diobati, bisa bertahan hingga 3 minggu. Obat herbal keputihan

Keluhan lain yang menyertai demam dapat berupa:

  • rasa lemah
  • Nyeri kepala
  • Nyeri pada persendian
  • Nyeri pada otot-otot tubuh
  • Perut terasa kembung atau nyeri
  • Diare atau sulit buang air besar
  • Mual dan muntah
  • Batuk
  • Tampak gelisah

Bila tidak ditangani dengan tepat, demam tifoid juga dapat menimbulkan komplikasi, baik pada saluran pencernaan, hati, jantung, atau sistem persarafan.

Penyebab

Penyebab demam tifoid di Salmonella Baratavi A, B, atau C.

Demam tifoid itu sendiri dapat ditularkan melalui tinja melalui mulut, setiap kotoran ke mulut. Hal ini dapat terjadi ketika kuman yang ditransfer dari kotoran berlalu, kotoran pada makanan yang dimakan oleh seseorang.

Oleh karena itu, kebersihan lingkungan memainkan peran yang sangat penting dalam penularan demam tifoid. Hal ini juga dianjurkan untuk tidak makanan yang diduga terkontaminasi atau kebersihan yang konsumsi dipertanyakan.

Cara Menghilangkan Cairan Di Paru-Paru

Pengobatan Demam Tifoid

Sering dikatakan bahwa penyembuhan terbaik adalah pencegahan. Untuk mencegah demam tifoid, dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan yang diduga terkontaminasi lalat atau yang tidak menjamin kesehatannya. Ini akan mengurangi risiko bakteri Salmonella typhoid yang terinfeksi.

Jika orang yang dicurigai menderita demam tifoid, dianjurkan untuk langsung ke dokter. Pada saat yang sama, jika Anda telah didiagnosis demam tifoid, biasanya Anda akan mendapatkan perawatan berikut ini:

  • Istirahat di tempat tidur.
  • Asupan nutrisi yang sesuai untuk penderita. Bila penderita memiliki kesulitan asupan dikarenakan mual dan muntah, asupan tambahan dapat diberikan melalui cairan infus sesuai anjuran dokter.
  • Pemberian antibiotik sesuai anjuran dokter, dengan mempertimbangkan derajat beratnya penyakit serta sensitivitas individu terhadap antibiotik tersebut.
  • Pemberian obat penurun demam.
  • Pemberian obat untuk gejala-gejala lainnya seperti mual, muntah, nyeri perut, gangguan buang air besar, dan sebagainya, sesuai dengan keluhan yang dialami oleh pasien.

Source: klikdokter.com/tag/demam-tifoid

Leave a Reply